Kamis, 20 Agustus 2009

Pilihan Yang Sulit

Hidup ini kadang sangat membingungkan!!
Kita g’ mungkin bisa menduga apa yang akan terjadi pada hidup ini, mungkin kisah bahagia atau bahkan kisah sedih yang tak pernah kita inginkan. Tapi, itu semua harus kita jalani dengan sebaik mungkin. Karena, sebenarnya hidup ini merupakan sebuah “Misteri”.
Sebenarnya kita hanya bisa merencanakan dan meminta yang terbaik dalam hidup kita kepada- Nya. Tapi semua itu akan kembali pada-Nya dan gmn kita berusaha untuk membuat hidup kita menjadi lebih bermakna.
Keputusan yang akan kita ambil akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita ke depan. Karena itu, pikirkan baik – baik sebelum kita mengambil sebuah keputusan. Karena “Apa yang kita anggap baik belum pasti akan berakhir dengan manis dan bisa jadi apa yang kita anggap tidak layak malah akan memberikan kebahagiaan”.
Kadang dalam hidup ini ada satu sisi dimana kita merasa sangat kekurangan, tapi disisi lain kadang kita mendapatkan kelebihan yang mungkin tidak kita inginkan.
Kekurangan merupakan sebuah ujian yang diberikan pada kita. Tapi sebenarnya kelebihan merupakan ujian yang terbesar…ingat itu “Kelebihan merupakan ujian yang paling besar”
Ada suatu ketika ada satu situasi dimana kita harus mengambil sikap dan keputusan yang tepat terhadap beberapa pilihan yang tidak ingin kita tinggalkan tapi bagaimanapun kita harus memilih salah satunya. Disinilah kita akan mengalami dilema yang besar “Mana yang harus dipilih” dan “Sikap apa yang harus kita ambil”. Keraguan sering menghantui ketika kita akan mengambil sbuah keputusan. Tapi bagaimanapun kita harus menentukan sebuah pilihan yang mungkin akan mengubah seluruh hidup kita.
Beberapa waktu lalu ada salah satu teman yang memberiku nasihat tentang “Jati Diri”. Jatidiri merupakan sbuah pengenalan dan memahami terhadap diri sendiri. Mengetahui bagaimana kita harus bersikap dan mengontrol diri sendiri. Sejak itu aku baru menyadari kalau sebenarnya aku belum menemukan seluruh jatidiriku. Dengan pengalaman hiduplah kita akan mendapatkan dan mengenali jatidiri kita sepenuhnya.
Tetap semangat untuk mendapatkan itu semua hingga semua yang diinginkan kita dapatkan.
Ini semua hadir ketika aku dihadapkan pada sebuah pilihan dan sikap yang sangat membingungkan…
Semoga setiap keputusanku mendapatkan ridho-Nya. Amin…!!!

Kata Penuh Makna

“Cinta dan Kasih sayang” apa beda antara keduanya???
Sulit bagiku untuk menjawabnya! Karena aku belum terlalu mengenal makna antara dua kata itu.
Tapi di usiaku sekarang ini, dua kata itu selalu ada didekatku tanpa aku tau harus berbuat apa. Mungkin pengalaman hidup yang akan mengajarkan kita untuk mengenal makna dari dua kata itu. Kadang kita salah dalam memaknai dua kata itu.
Apa yang harus dilakukan bila kata-kata itu telah masuk dalam hati? Akupun belum tau apa jawabannya.
Karena akupun sering bimbang dibuatnya.
Orang tua, saudara, teman, sesama manusia, kekasih kepada siapa dikatakan Kasih Sayang dan kepada siapa kita berikan Cinta??? Secara lisan dengan mudah kita tau apa jawabannya tapi apakah semudah itu dalam hati kita untuk menjawabnya. Itu semua kembali pada diri masing2.
Dan bagaimana sikap kita ketika rasa itu datang??
Maaf karena aku bingung harus jawab apa ketika kau menanyakan dua kata itu …

Minggu, 09 Agustus 2009

Jangan Anggap Itu Semua Menjadi Beban

Dari dalam kandungan ibu, kemudian setelah 9 bulan kita dilahirkan. Hingga saat ini atau kapanpun Orang tua kita, mereka merupakan orang yang paling mulia. Tiada henti memberikan tulus kasih sayangnya tanpa peduli mereka sendiri dalam kondisi apa. Mereka selalu berharap dapat memberikan yang terbaik untuk kita semua. Hingga kita dewasa dan melihat kita berhasil, mereka tidak akan menyerah untuk terus mendukung kita baik secara moril maupun materiil. Merekalah orang tua yang selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya!!!
“Tapi, bagaimana kita sendiri sebagai anak yang telah dengan sepenuh hati mendapat dukungan yang luar biasa dari orang tua kita??”
“Apakah kita telah berusaha dengan sepenuh hati untuk memberi yang terbaik untuk mereka??”
Pertanyaan2 seperti itu yang sering datang dalam pikirku!! Mungkin juga kalian…
Mungkin para orang tua kita tidak pernah mengharapkan untuk mendapatkan balasan dari kita atas segala pengorbanannya. Tapi, apakah kita sebagai anak tidak malu dan tidak ingin melihat mereka bahagia dihari tuanya nanti.
Karena saya yakin hanya dengan melihat kita bahagia merekapun juga pasti bahagia.
Kadang kita sebagai anak merasa telah gagal memenuhi harapan mereka ataupun kita merasa terbebani dengan harapan2 mereka yang terlalu tinggi.
Atau, kita sendiri kurang berusaha untuk mendapatkan yang terbaik. Kita terlena dengan segala fasilitas yang mereka berikan dan kita sendiri hanya bermalas-malasan. Tanpa sadar kita sudah terlalu jauh dari jalan yang telah direncanakan dan setelah itu hanyalah Penyesalan mendalam yang akan kita rasakan.
Betapa sedihnya orang tua kita apabila melihat kita, anak yang telah dikasihinya dari dalam kandungan ternyata gagal dalam menggapai kehidupannya…
Pastilah mereka merasa sedih, bahkan melebihi sedih yang kita rasakan!!!
Apa yang harus kita lakukan sebenarnya??? Pertanyaan itu yang sering mengangguku…
Mungkin jawabannya adalah “jangan pernah menganggap semua kepercayaan dan harapan dari orang tuamu itu sebagai sebuah beban”, pikirkan bahwa semua itu sebenarnya memang yang terbaik untuk masa depan kita. Karena sebenarnya memang itulah yang mereka harapkan, yaitu melihat kita bahagia…
Aku sendiri belum dapat mewujudkannya!!! Kemalasan yang selalu menguasai membuat diri kita terlena dan seringkali melupakan tujuan kita yang sebenarnya..
Ayo kita berusaha mewujudkan semua itu!!!!!!Tetap Semangat…..